~puasa nan indah …

Jum’at yang lalu, kalender alhabib Islamic Widget … yang dipasang pada Jayarosmano’s Blog, sudah menunjukkan tanggal 8 Oktober 2010 bertepatan dengan 29 Syawwal 1431H … Ya, pertanda bulan Syawwal segera akan berlalu, bulan yang mendatangkan kebaikan bagi yang berpuasa selain pada bulan Ramadhan.

Akankah kita punya kesempatan lagi bertemu dengan Syawwal 1432H  yang akan datang? Belum tentu, tidak ada kepastiannya dan kekuatan manapun tidak mampu memberikan jaminan selain Allah SWT … Ya Jabbaar … Ya Qoodir.

Itulah sebabnya di bulan syawal tahun ini dibelantara hatiku yang sangat mudah mellouww … dikuatkan berdo’a tidak henti-hentinya … Ya Rab berikankan hamba- Mu yang hina ini kekuatan sehingga hamba mampu beribadah pada-Mu sesuai yang dicontohkan Rasulullah SAW. Amin!

Mampukah saya kembali melaksanakan puasa 6 seperti tahun lalu? Melaksanakan ibadah puasa yang sangat istimewa ganjarannya itu? Betapa tidak, yuukkk, kita ikuti uraian dibawah ini … (dari buku Tafsir Al Azhar karya Prof. Dr. Hamka) … 😀

Rasulullah SAW bersabda : “Siapa yang berpuasa pada bulan Ramadhan dan mengikutinya dengan puasa enam hari di bulan Syawwal, seolah dia sudah berpuasa sepanjang tahun. (HR.Muslim)…

MasyaAllah … menunaikan puasa Ramadhan 1 bulan penuh (29 atau 30 hari)… dan ditambah lagi 6 hari dalam bulan Syawwal … nilai kebaikan yang akan diperoleh = berpuasa selama 1 tahun …! Subhanallah.

Perhitungannya :

1 kebaikan akan dilipat gandakan menjadi 10 kali lipat … sehingga … 😛
puasa Ramadhan 30 hari x 10 = 10 bulan
puasa Syawwal 6 hari x 10 = 2 bulan
total jumlah = 12 bulan atau 1 tahun.

Puasa 6 hari pada bulan Syawwal bisa dilakukan … 6 hari berturut-turut atau dengan berjeda…sehari puasa sehari berbuka, atau hanya dengan memilih hari-hari tertentu dalam bulan Syawwal.

Subhanallah … kesempatan istimewa ini tidak boleh dan jangan dilewatkan … harus! Para narablog, itulah obsesi yang ingin saya raih … Namun menjalani puasa 6 tahun ini … susah banget … ada saja halangan yang menyebabkan pelaksanaan puasa tertunda.

Ujiankah?  Atau sebab musabab lain?… semisal, sesuai amal dan perbuatan yang saya lakukan selama ini? MashaAllah … semoga diampuni-Nya semua kesyilafan dan kesalahan. Amin!

Marii kita lihat aral dan godaan yang menunda pelaksanaan puasa 6 itu … 😦

***

Tahun 1431H ini, Alhamdulillah … puasa Ramadhan dapat saya laksanakan dengan baik … … namun puasa Syawal dijalani dengan tertatih-tatih … susah payah. Kenapa? 😦

Lebaran kemaren saya mengikuti tradisi pulkam … lebaran di kota kelahiran bersama keluarga tercinta. Namun keceriaan hati bersama keluarga agak terganggu oleh kegalauan hati yang tiba-tiba hadir akibat ulah sejawat dan dampak pergaulan nyata dan maya yang sedang dijalani.

Dampak ulah sejawat mengharuskan saya kembali ke Jakarta, padahal lebaran baru hari ketiga. Apa mau dikata pil cikkam terpaksa ditelan bulat-bulat. Sehingga puasa syawwal tidak dapat diraih barang seharipun. Hikss …

Kembali di Jakarta menjalani rutinitas kerja yang terkadang membawa rasa jenuh, hanya kesadaran demi masa depan dijalani juga dengan ikhlas. Sampai hari ke 15 bulan syawwal, puasa 6 baru dapat saya laksanakan 3 hari … berbagai halangan yang memberatkan … ah, bahasa klise … padahal iman yang belum kuat. 😦

***

Jum’at, tanggal 24 September 2010 bertepatan dengan 15 Syawwal 1431H, saya mendapat tugas ke luar kota. Service tuan rumah memberikan acara makan malam plus hiburan … membuat suasana tidak nyaman. Apakah kondisi demikian akan dijadikan kambing hitam penyebab ketidak mampuan melaksanakan puasa 6? Janganlah berdalih … mestinya mengangkat tinggi-tinggi kadar iman yang selalu turun naik … 😦

Besoknya pada hari Minggu sore (26 September 2010 atau 17 Syawwal 1431H) … saya dipindahkan tugasnya ke kota kelahiran, dikampung halaman sendiri bebas menginap dirumah ortu … pelaksanaan puasa 6 hanya nambah 1 hari saja. Mestikah berdalih pada hambatan nonteknis situasi dan kondisi kadar iman sendiri?

Minggu sore – 3 Oktober 2010 atau 23 Syawwal 2010 kembali ke Jakarta, puasa syawwal masih kurang 2 hari lagi.  Cuaca Jakarta yang tidak menentu kadang hujan kadang panas, membuat hati ikut tak menentu. Ah, berdalih lagi … itulah sifat manusia yang hina dina di mata-Nya.

Setiap saat kalender yang dipasang pada blog rosmano’s … (lihat deh, sebelah kanan atas …) secara otomatis menampilkan perobahan hari dan tanggal dalam dua versi yakni tahun masehi dan hidryah bergantian.

Dan pagi itu menunjukkan tanggal 27 Syawwal 1431H …  puasa 6 saya kurang 2 hari sedang waktu sudah diujung bulan … 😦 … Sobat … akhirnya berkat kalender alhabib Islamic Widget (click to visit  http://www.al-habib.info) yang mampu memacu adrenalin sehingga di penghujung bulan syawwal kadar iman menunjukkan grafik naik.

Jujur saja diungkapkan,  puasa hari ke-5 sempat morat-marit … sampai-sampai buka puasa dekat masjid kantor … sedangkan puasa hari ke-6 dapat terlaksana, itupun minta bantuan do’a ibunda dan si~jeel sebagai penguat hati. Kalaulah diingat-ingat … malu jadinya … namun bagaimana lagi, situasi dan kondisi diri lagi seperti itu … 😛

Akhirnya puasa 6 tahun 1431H dapat terpenuhi pada tanggal 8 Oktober 2010 bertepatan dengan 29 Syawwal 1431H.  … Alhamdulillah

Mari kita pergunakan waktu dg sebaik-baiknya 🙂 … pesan ditulisnya diatas kalender istimewa itu … kini terasa benar manfaatnya … sungguh membawa kebaikan bagiku …  😛

***

PS : selamat tinggal syawwal 1431H – semoga dipertemukan dengan syawwal 1432H. Amin!


Iklan
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized dan tag , . Tandai permalink.

21 Balasan ke ~puasa nan indah …

  1. fitrimelinda berkata:

    huhuhu..aku ga dapet puasa 6 nya..
    keburu berakhir bulan syawalnya..
    cuma dapet 2 hari.. 😦

  2. ~jayaros berkata:

    ***fit, lumayan puasa 2 ..
    mangkanya pasang dunk …
    kalender alhabib Islamic Widget
    . 🙂

  3. edda berkata:

    klo aku sih cm dapat 3 hri puasa di syawal 😦

    ***edda, baguslah puasa 3 … 🙂
    yg komen diatas puasa 2 …

  4. sunflo berkata:

    semoga Allah memberikan taufik dan hidayahNya pada kita untuk bersemangat melakukan ketaatan padaNya, sekuat-kuat kemampuan kita, aamiin

  5. Pendar Bintang berkata:

    Ya Allah pertemukan saya dengan Syawal yang akan datang…

    Sadar, sesadar-sadarnya kadar keimanan sedang di titik nol, dulu masih sering puasa sunnah, alasan klise semenjak habis sakit yg buat harus bedrest kurang lbh satu bulan jadi jarang bgt puasa…padahal puasa kan melatih kesabaran..

    Syawal kemarin jg sakit…ukh, tapi tak apalah sakit juga rejeki kok…

    *kok lemes gini yah?*

    ***aminn …
    inshaAllah miss pebi …
    alhamdulillah … semoga kesadaran tetap mantap … 🙂
    namun Dia Maha Tahu lagi Maha Penyayang …

    *kok bisa gitu? istirahat yg cukup ya, kurangin post nya … hihihi 🙂

  6. tunsa berkata:

    wah…bagus…aku pingin, tapi nggak bisa masang di wordpressnya, gmn ya?

    ***oo gitu? tanya or berikan pada ahlinya … 🙂

  7. Bali Property berkata:

    wah kalo aku berarti gak 1 tahun dong?
    karena aku cuma dapat yang 1 bulan saja, dan yang 6 hari tidak ikut?
    sangat disayangkan ya?
    Bali Villas Bali Villa Villas in Bali

    ***sudah ke tkp … 😛

  8. gerhanacoklat berkata:

    puasa ramadhan kemarin aja aku bolong banyak bang jay
    tapi udah mendingan daripada tahun lalu
    hehehe sedang terus berlatih untuk bisa puasa lagi 😀

    ***sudah lebih bagus dibanding tahun lalu?
    inshaAllah …
    aminnn …

  9. Nissa Dwi berkata:

    saya puasa ini agak ndak konsen . hanya satu minggu aja yang bener2 dinikmati.
    3 minggu setelahnya malah sakit terus. makane harus cepet pulih.hukz…
    eh, malah syawal ini dapet tugas trus.hemmm…

    *** oo gituu … 🙂
    inshaAllah … kedepan tambah sehat walafiat. aminn …

    btw saya sudah ke blogmu – blog yg cantik n unik …

  10. wiangga0409 berkata:

    insyaAllah… bertemu lagi, mas jaya..

    dalam keadaan yang lebih baik.
    salam.

    *** aminn …
    InshaAllah …
    salam kembali …

  11. Asop berkata:

    Alhamdulillah, saya ikut senang, berhasil enam hari puasa ya… 🙂

    ***aminn …
    terima kasih …
    🙂

  12. Usup Supriyadi berkata:

    dan, sungguh, yang namanya puasa (seharusnya) tidak hanya pindah jam makan, tapi benar-benar merasai apa itu ‘keterlaparan’ . sebagaimana Rasul, ketika disekitarnya ada yang belum makan, atau ingatlah ketika membuat parit di Madinah, beliau tahu sahabat belum makan, maka beliau pun tidak makan lantas melitikan batu di perutnya. Subhanallaah…..

    ***Subhanallah …

  13. Tiara berkata:

    Demi Masa ! 🙂 saya nyesel ga ikut puasa Syawal 😦

    ***sudah berkunjung balik …
    bisnisnya menarik … 🙂

  14. adizone23 berkata:

    saya jarang banget puasa syawal, mas jayaros
    *gak sadar dari dulu*

    ayo kita gunakan waktu sebaik-baiknya,,,

    ***inshaAllah … kedepan *selalu puasa.com*

    iya… yuukk kita gunakan sebaik-baiknya … 😛

  15. Acacicu berkata:

    Perasaan saya udah komen tapi setelah diperiksa ternyata nggak ada. Ehmm..Saya minta sambung doanya aja mas, biar bisa rajin puasa sunnah…

  16. Ikutan Ngeblog berkata:

    wekeke… kalo aku cuma satu bulannya aja, yang 6 hari belum pernah sekalipun menjalaninya,
    kurang dari 1 tahun dunk saya..

  17. bintangtimur berkata:

    Semoga hikmah puasa itu akan membawa banyak kebaikan dan kebahagiaan…
    Amin.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s